Line Array, Plus dan Minus

Posted by on January 4, 2013 in Reference | 0 comments

Aplikasi Line Array sekarang menjadi tren di Indonesia, banyak produsen speaker memasukkan sistem Line Array ke dalam jajaran produk unggulan mereka. Banyak juga konsumen yang kurang jeli dan asal beli sistem Line Array tanpa mengetahui manfaat dan aplikasinya. Kita akan membahas lebih dalam mengenai keunggulan-keunggulan dan kelemahan-kelemahan sistem Line Array, sehingga apabila anda membelinya, anda bisa memaksimalkan Line Array tersebut semaksimal mungkin sesuai dengan kebutuhan anda.

Nilai Plus (Keunggulan)

  • Vertical Pattern Control (Pola Kontrol Vertikal)
    Sistem Line array yang diposisikan pada ketinggian yang cukup, mampu menghasilkan cakupan frekwensi vertikal yang sempit dari frekwensi tinggi hingga ke frekwensi yang rendah. Sehingga tidak banyak suara yang bocor ke langit-langit, mengurangi pantulan yang terjadi di langit-langit. Ini juga mengurangi suara yang bocor ke area panggung, mengurangi suara yang tidak diinginkan tertangkap kembali oleh mikrofon, sehingga suara lebih detail, juga mengurangi resiko feedback.
  • Drop-Off With Distance (Drop-Off di kejauhan)
    Energi suara yang dihasilkan line array sistem lebih fokus meskipun jarak yang ditempuh panjang, ini menghasilkan energi suara yang lebih konsisten (rata) di depan maupun di belakang (jarak yang jauh). Dengan pengaturan sudut dari setiap boks komponen line array tersebut, kita bisa mengatur seberapa banyak energi suara yang ingin kita proyeksikan hingga jauh ke belakang.
  • SPL Capability (Sound Pressure Level)
    Beberapa model line array menggunakan banyak komponen. Dengan banyak komponen berarti menghasilkan SPL yang lebih tinggi, sangat berguna bila kita membutuhkan aplikasi yang mengharuskan SPL tinggi sebagai syarat utama.
  • Working Systems (Bekerja sebagai satu kesatuan sistem)
    Karena merupakan sebuah sistem, line array sangat cocok dikondisikan dalam touring sound, sehingga menghemat dalam tempat, tenaga kerja dan efisiensi waktu.

Nilai Negatif (Kelemahan-kelemahan)?

  • Rear Reflections (Pantulan dari arah belakang)
    Sangat mungkin, karena kita banyak memproyeksikan energi suara ke bagian belakang, kita akan mendapatkan pantulan juga dari arah tersebut. Terkadang pantulan tersebut sangat mengganggu apalagi jika area tersebut lebih banyak permukaan-permukaan yang bersifat tidak menyerap energi suara. Sehingga musik kehilangan brightness nya dan mengurangi kualitas reproduksi suara vokal. Dalam hal ini saya menyarankan ruangan yang digunakan mempunyai peredam suara di bagian belakang. Selain itu aplikasi Line Array membutuhkan ruang yang panjang agar tidak banyak terjadi rear reflection.
  • Shallow Rooms (Ruang yang sempit)
    Pada ruang yang sempit, line array kurang maksimal, karena aplikasi line array mempunyai karakteristik long throw dan wide coverage. Saya tidak menyarankan penggunaan line array pada ruang yang sempit atau pendek.
  • Height Requirement (Butuh ketinggian yang cukup)
    Ketinggian sangat dibutuhkan untuk meng-install sebuah sistem line array, Vertical Pattern Control dapat dicapai bila sebuah sistem line array mendapat ketinggian yang cukup, bila sebuah sistem line array yang tidak mendapatkan posisi ketinggian dan ruang yang tepat, sistem tersebut akan kehilangan kualitas pada frekwensi tinggi (frekwensi tinggi terasa kurang), dan membuat frekwensi menengah dan frekwensi rendah lebih menonjol, banyak suara yang bocor pada langit-langit dan area panggung di belakang sistem line array itu sendiri.
  • Mahal
    Sistem line array yang bagus biasanya mahal, karena membutuhkan banyak komponen, banyak power amplifier dan membutuhkan tuning yang sempurna.

Leave a Comment